"Lebih baik bangun cinta daripada jatuh cinta, jatuh itu sakit, bangun itu semangat" 3 Composer
Jadi bedanya jatuh cinta dengan bangun cinta itu apa. Jatuh cinta itu "ketika saya -kita ambil contoh saya- mencintai dia, kemudian sepanjang hari, sepanjang waktu saya selalu memikirkan dia, membayangkan dia, mengkhawatirkan dia, cemburu kepada dia, rindu kepada dia, daaaaan lain sebagainya, kemudian saya menjadi lebih sering mendengarkan lagu2 cinta sambil membayangkan saat saya dengan dia nanti, WAH INDAHNYA JIKA DIBAYANGKAN. Akhirnya banyak waktu yang saya habiskan hanya untuk memikirkan dia, TANNNNPAAAA adanya kejelasan, ingin kita perbuat apa kelanjutan perasaan cinta saya ini." Kalimat terakhir perlu digarisbawahi oleh teman2 pembaca.
Jatuh cinta tanpa tujuan beresiko membuat manusia kehilangan arah. Atau mungkin parahnya, bisa membuat manusia kehilangan akal sehatnya. Bukan gila yang dimaksud, tapi membuat manusia tersebut menjadikan lupa akan tugas utamanya. Bagi yang sekolah, mungkin sekolahnya akan bermasalah, yang kuliah juga sama, tugas2nya bermasalah, yang kerjapun juga sama. KARENA APA? Karena mereka sibuk MEMIKIRKAN CINTANYA. Mereka jadi hanya ingin memikirkan bagaimana caranya mendapatkan cinta orang yang mereka cintai, TANPA memikirkan apa yang sebenarnya dikehendaki cintanya tersebut. Mungkin tugas2 sekolah/kuliah/kerja mereka baik2 aja, masih terkontrol TETAPI, ada satu masalah lain yang mungkin yang ditakuti kebanyakan manusia. PATAH HATI. Patah hati diakibatkan saat kita menikmati perasaan cinta yang memang belum saatnya kita nikmati. Jadi, ketika orang yang kita cintai berpaling dari kita, yang timbul adalah perasaan sakit yang entah bagaimana dibayangkan rasa sakitnya. Merekalah yang pantas disebut BUCIN, Disebabkan tidak bisa mengendalikan perasaan cintanya. Justru mereka yang dikendalikan oleh cinta.
Lalu, apa itu BANGUN CINTA? Terdapat kata bangun disini. Bangun, sebuah kata kerja. Bangun cinta adalah, ketika saya mencintai dia, ketika saya mulai merasakan benih2 cinta di hati, setelah saya merasakan bahwa saya cinta kepadanya, saya menjadi bersemangat dalam sekolah/kuliah/kerja untuk mempersiapkan keperluan cintanya kelak, semangat dalam beribadah kepadaNya mengharap keridhoan dariNya untuk perasaan cintanya, semangat dalam menyusun rencana supaya saya bisa mendapatkan cintanya juga, DAANN, yang paling penting, semangat dalam MENGHAYATI HAKIKAT CINTA YANG SESUNGGUHNYA.
Untuk bagian "Semangat dalam menghayati cinta yang sesungguhnya" ada sebuah buku yang menyingkap secara jelas soal cinta yang sesungguhnya, yaitu BUKU "Jalan Cinta Para Pejuang" karya Salim A. Fillah. Buku ini menjelaskan dengan sangat jelas apa itu "Bangun Cinta" walau si penulis tidak mengeluarkan istilah Bangun Cinta. Namun makna utamanya tetap sama. Jadi untuk lebih jelasnya kalian bisa membaca buku yang sangat bagus ini (Terima kasih mbak Aca, bukunya luar biasa bermanfaat). Jadi definisi singkat Bangun Cinta itu adalah "Jatuh Cinta yang memiliki tujuan" karena kita sedang membangun sebuah cinta yang suci.
Karena Bangun Cinta, kita menjadi semangat dalam menjalani hidup.
Karena Bangun Cinta, kita menjadi semangat dalam beribadah kepadaNya
Karena Bangun Cinta, kita tidak menjadi cengengan dalam menghadapi cinta, disebabkan kita tahu hakikat cinta.
Karena Bangun Cinta, cinta kita menjadi barakah
DAAAAANNNNN, Karena Bangun Cinta, kita tidak terlalu pusing saat kita gagal mendapatkan cinta kita. KARENA SALAH SATU HAKIKAT CINTA YAITU "CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI"
Karena Bangun Cinta, kita menjadi semangat dalam beribadah kepadaNya
Karena Bangun Cinta, kita tidak menjadi cengengan dalam menghadapi cinta, disebabkan kita tahu hakikat cinta.
Karena Bangun Cinta, cinta kita menjadi barakah
DAAAAANNNNN, Karena Bangun Cinta, kita tidak terlalu pusing saat kita gagal mendapatkan cinta kita. KARENA SALAH SATU HAKIKAT CINTA YAITU "CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI"
Kalau kata pujangga dalam lagu Bangun Cinta, "bangun cinta itu tak semudah jatuh cinta" karena bangun cinta berarti kita sedang melawan energi negatif yang ditimbulkan dari jatuh cinta, kemudian mengubahnya menjadi semangat dalam membangun ccintayang sesungguhnya, CINTA KEPADA SANG MAHA CINTA.
Saya sengaja nulis ini karena agak miris melihat teman2 saya banyak yang bucin. Tulisan sayapun juga masih banyak kurangnya dan tidak selalu benar.
Comments
Post a Comment